Lagi Viral! Youtuber Turah Parthayana Lakukan Pelecehan Seksual, Berikut Rekaman percakapan Korban

Lagi Viral! Youtuber Turah Parthayana Lakukan Pelecehan Seksual, Berikut Rekaman percakapan Korban

Jumat, 07 Agustus 2020, 8:31:00 PM
Lagi Viral! Youtuber Turah Parthayana Lakukan Pelecehan Seksual, Berikut Rekaman percakapan Korban
Tribunnetizen.news - Youtuber sekaligus mahasiswa yang kuliah di Rusia bernama Turah Parthayana diduga melakukan pelecehan seksual.

Turah diketahui melakukan pelecehan seksual saat menonton film horor bersama korban.

Mahasiswa Indonesia yang kuliah di Rusia ini biasanya dipuji karena ketampanan dan sikap kocaknya. 

Tapi kini, dia malah menjadi sasaran kemarahan netizen setelah mencuat pengakuan korban pelecehan yang diduga dilakukannya.

Kasus ini pertama kali diungkap oleh akun Twitter @sandi_sa119 pada Rabu, 5 Agustus 2020. Sandi mengatakan bahwa dia sudah berbicara dengan korban yang merupakan rekan sesama mahasiswa Indonesia di Rusia berinsial JA dan memegang bukti-bukti tentang tindakan pelecehan yang dilakukan Turah Parthayana. 

Ini surat dari ketua PPI/Permira kota Tomsk PS: Nama korban memang sepakat untuk tidak ditutupi
 
Dia pun menjelaskan kronologi tindakan pelecehan tersebut.

Terkait hal ini, manager Turah Parthayana, Jehian Panangian Sijabat buka suara. Dia membenarkan tindakan pelecehan yang dilakukan Turah. Meski begitu, Jehian menegaskan kalau YouTuber asal Bali itu tidak akan melarikan diri. Dia pun membela JA yang sudah berani mengungkap tindak pelecehan yang dialaminya ke publik. Berikut kronologi kejadian yang dirangkum IntipSeleb.

Tindak pelecehan yang dilakukan Turah Parthayana ini terjadi di kamar 430 asrama Parus pada 23 November 2019. Hal ini terungkap lewat surat pernyataan dari Ketua PPI/Permira Tomsk, Gokma Sahat Tua Sinaga yang diunggah Sandi . Dia juga membenarkan tindakan pelecehan seksual dilakukan Turah secara terencana dan disadari.

Awalnya, Turah mengajak korban JA menonton film horor seperti biasanya di kamar seorang temannya. Namun saat itu, Turah Parthayana mulai melakukan tiga kali tindakan tidak senonoh yang salah satunya mengarahkan tangan korban ke kelaminnya. Sampai akhirnya korban menceritakan kejadian itu ke pacarnya.

Tidak terima, pacar JA mengirim pesan ke Turah dengan mengatakan dia mengetahui tindakan yang dilakukannya pada JA. Turah yang mendapat pesan dari pacar JA langsung menggedor kamar korban memaksa masuk untuk menanyakan alasannya mengadukan peristiwa itu ke pacarnya.

Turah Parthayana Akui Kesalahan

Sempat terjadi pertengkaran antara Turah Parthayana dengan kekasih korban. Samapi akhirnya, ketua PPI (Perhimpunan Pelajar Indonesia) di Tomsk, Gokma Sahat memanggil Turah. Saat itu, YouTuber 22 tahun ini mengakui kesalahannya dan bersedia menerima sanksi.

Turah Parthayana pun mendapat sanksi berupa dikeluarkan dari kepanitiaan yang sedang dijalani dan dia mengundurkan diri dari PPI Tomsk. Turah juga mengklarifikasi kejadian ini pada pertemuan mahasiswa Indonesia. Masalah ini pun dianggap selesai.

Ada Ancaman

Namun Sandi mengatakan masalah belum selesai karena ada ancaman kepada keluarga JA. Tapi kabar ini langsung dibantah oleh Gokma, pihak PPI dan Turah sendiri. Masalah ini seharusnya tidak disebar ke media sosial untuk menjaga nama baik korban JA. Namun tampaknya, JA berubah pikiran dan membiarkan Sandi menceritakan kejadian yang dialaminya ke publik. Dalam cuitannya, Sandi juga menungkapkan alasannya memutuskan untuk membongkar kejadian ini ke publik.

"Mengapa gue buka kasus ini? Karna untk kepentngan keadilan korban dan mencegah korban2 lainnya. Krn krban tidak hanya satu, tpi yg lain takut speak up. masih gue tunggu. Ingat korban bisa saja ortu, adek, kakak dan saudara kita. Unk itu. Tidak ada tempat untk plku plchn seksual!," kata Sandi.

Manager Benarkan Kejadian Pelecehan

Tidak lama setelah cuitan Sandi dipublikasikan, manager Turah Parthayana, Jehian Panangian Sijabat ikut angkat bicara. Membagikan kronologi yang hampir sama dengan Sandi, Jehian membenarkan perilaku tidak menyenangkan yang dilakukan talent-nya.

Kakak dari YouTuber, Jerome Polin ini juga mengatakan dirinya malu dan merasa gagal mendidik talent di bawah asuhannya. Meski begitu, dia yakin setiap manusia bisa memperbaiki diri menjadi lebih baik.

"Saya sebagai Manager dari TP merasa malu dan gagal mendidik talent saya, dan menyatakan penyesalan sama kepada pihak korban, terkhusus saudari JA. Saya merasa menyesal tidak mengetahui informasi ini lebih cepat," cuit Jehian di akun @jehianps, Kamis, 6 Agustus 2020.

"Di sisi lain, aku yakin dan percaya bahwa manusia bisa bangkit dan memperbaiki diri menjadi lebih baik, karena itulah fungsi dari sanksi dan hukuman yang diberikan atas sebuah kesalahan. Tidak luput dari kesalahan fatal yang dilakukan TP dan sanksi2 yang JA berikan padanya," lanjut Jehian.

Turah Isyaratkan Siap Berhenti Jadi YouTuber

Lebih lanjut, Jehian menegaskan jika Turah tidak akan lari dari kesalahannya. Ternyata, Desember 2019 lalu, Turah Prathayana sempat ingin mengundurkan diri dari managemen Jehian. Sikap ini pun dianggap Jehian sebagai tindakan Turah yang siap menerima sanksi berhenti sebagai YouTuber.

"Turah bukan seseorang yang luput dari kesalahan, tapi dia tidak akan lari dari kesalahan. Turah pernah mention keluar dari management pada Desember 2019, pada saat itu saya pikir candaan. Ternyata merupakan sikap Turah siap menerima sanksi berhenti sebagai Youtuber," ungkap Jehian Panangian Sijabat.

"'Kenapa ga berhenti aja?', di antara semua sanksi yang diberikan oleh pihak JA, tidak ada arah ke sana. Semua bersifat sanksi di Tomsk. 'kenapa ga klarifikasi ke publik?', justru pada awalnya untuk melindungi korban, surat itu tidak disebar. Tapi, mungkin skrg atas kemauan JA," sambungnya.

Jehian Bela Korban JA
Terlepas dari itu, Jehian justru memberikan pembelaan untuk korban JA. Dia meminta netizen memberikan dukungan untuknya yang sudah dengan berani mengungkap pengalaman pahit yang dialaminya.

"Oiya satu hal lagi, tolong berikan semangat dan dukungan kepada JA yang telah berani speak up berulang kali (di asrama, tomsk, hingga di kini di twitter). Must be real hard for her to do this, and we can’t judge the trauma she’s been through," tandas Jehian.

Meski sudah ramai diperbincangkan, sampai saat ini belum ada klarifikasi langsung dari Turah Prathayana untuk kasus pelecehan seksual yang menyeretnya ini.

Kronologi dari akun twitter @Sandi_sa119

Kronologi 1:
Awal si
@Turahpartayana
 ngajak si korban nonton. Udah mulai grepek2.

Note: Korban dan si pelaku itu satu dorm

Kronologi 2:

Si Turah:

-Grepek
-Ngarahin tangan korban untuk pegang KONTOL dia
- Nyium

PS: yang kuliah di LN pasti paham yg namnya nginep di tempat temen cowok-cewek udah biasa tapi ya bkn berarti mau diewek. Gak ada 'consent' di sini.

Kronologi 3:

@Turahpartayana
 , gedor2/dobrak2 pintu korban karna dia cerita ke pacarnya

Kronologi 4:

@Turahpartayana
 reputasi lu rusak karna korban speak up?
Mangkanya jangan jadi pelaku PELECEHAN SEKSUAL?

Sange? Gampang. Lu ada duit tinggal beli! Atau gak "One-night stand" atau lu BISA NGOCOK aja klo udah gak tahan banget.

Kronologi 5:

Ini tadi agak kurang jelas. Namun ini versi KORBAN malah si bokap turah mau tuntut si korban.

Lanjut.

Kronologi 6:

Jadi. Si pacar korban dan
@Turahpartayana
 berantem. Kaca mata PELAKU pecah dan MINTA GANTI RUGI! MAKSA!

Kronologi 7:

Yg marah: mamahnya korban.
Dimarahin: ketua PPI?permira Tomsk si GOKMA teman DEKATNYA
@Turahpartayana

Gila gak? korban dilecehin. minta bantuan ketua PPI malah ditekan gini??????

Gue harap semua orang berani SPEAK UP! Jangan takut dg nama besar PELAKU


(Tribunnetizen.news/Celine)
















































Bandar Ceme Online Terpercaya



 

TerPopuler

close