Video Rekaman CCTV!! Editor Metro TV Yodi Prabowo Bunuh Diri Hingga Beli Pisau dan Tes HIV

Video Rekaman CCTV!! Editor Metro TV Yodi Prabowo Bunuh Diri Hingga Beli Pisau dan Tes HIV

Senin, 27 Juli 2020, 10:34:00 AM

Tribunnetizen.news - Pihak kepolisian dari hasil pemeriksaan dan bukti yang ada mengatakan bahwa editor Metro TV Yodi Prabowo meninggal karena bunuh diri dengan menggunakan pisau yang dibelinya sendiri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus, menjelaskan hal tersebut saat acara jumpa pers di Markas Polda Metro Jaya, Sabtu (25/7/2020).

Lantas apa sebenarnya motif bunuh diri itu menurut hasil pemeriksaan polisi?

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat menjelaskan bahwa tanda-tanda bukti di lapangan menunjukkan bahwa Yodi Prabowo bunuh diri.

Polisu menduga ada motif yang memicu aksi tersebut. Polda Metro Jaya mengungkap dari transaksi keuangan yang bersangkutan sebelum meninggal dunia, yang diduga berkaitan dengan dugaan bunuh diri.

Polisi beri bukti rekaman CCTV Yodi Prabowo beli pisau di Ace Hardware

Polisi rilis video rekaman cctv saat Yodi mendatangi toko perkakas untuk membeli pisau di kawasan Rempoa, Tanggerang Selatan, Selasa 7/7 pukul 14:11 wib

Berdasarkan rekaman cctv tersebut terlihat pergerakan Alm Yodi mulai masuk hingga didalam toko dan membayar di kasir. Alm Yodi datang dengan menggunakan motor dan langsung parkir kendaraan kemudian masuk kedalam toko. Alm Yodi akhirnya keluar toko setelah membeli sebilah pisau

"Dicek cctv dan didapatkan fakta bahwa yang beli pisau adalah korban sendiri. Barang buktinya juga ada pisau, bon, struk, semuanya sampai tempat parkir ada," ujar Polisi

Diketahui, sebelumnya, dia pernah berkonsultasi ke RSCM paviliun Kencana untuk berkonsultasi dengan dokter kulit dan kelamin.

Dari hasil konsultasi tersebut, dia disarankan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. "Salah satunya atas inisiatif yang bersangkutan sendiri untuk tes HIV. Tapi sebelum tes keluar yang bersangkutan sudah ditemukan tewas," demikian pernyataan yang disampaikan polda metro jaya.

Ade mengatakan apabila jika dari hal itu bisa berkaitan dengan penyebab bunuh diri, sangat mungkin. Karena bisa saja korban depresi dan kemudian akhirnya melakukan bunuh diri.

Polda Metro Jaya juga mengatakan ada satu kondisi dari yang bersangkutan yang tidak bisa diungkapkan.

Terkait soal perseteruan dengan kekasih dan teman dekatnya memang diakui ada oleh Polda Metro Jaya, namun mereka menyatakan hal tersebut sudah diselesaikan oleh ketiga pihak.

Meski telah menyatakan bahwa kematian diduga kuat akibat bunuh diri, Polda mengatakan masih membuka kemungkinan jika ada fakta atau laporan lain yang disampaikan.


(Tribunnetizen.news/Celine)
















































Bandar Ceme Online Terpercaya

TerPopuler

close