(UPDATE) Video Detik-Detik Seorang Wanita Koyak Dan Lempar Al-Quran Mengaku Dirinya Yahudi, Akhirnya Ditangkap Polisi & Meinta Maaf

(UPDATE) Video Detik-Detik Seorang Wanita Koyak Dan Lempar Al-Quran Mengaku Dirinya Yahudi, Akhirnya Ditangkap Polisi & Meinta Maaf

Jumat, 10 Juli 2020, 10:57:00 AM
Tribunnetizen.news - Seorang wanita seperti orang kerasukan, nekat melempar dan mengoyak kitab suci Al-Quran dan mengaku dirinya seornag Yahudi.

Menurut informasi kejadian tersebut terjadi di Kecamatan Wajo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Dalam videot terlihat seorang wanita yang belum diketahui identitasnya tersebut mendatangi kerumunan pria lalu mengamuk. 

"Apa maksudmu ngomong begitu?," ucap wanita itu lalu membanting Al-Qur'an di hadapan kerumunan pria yang sedang nongkrong.

Sejumlah pria yang di situ pun berusaha menenangkan wanita tersebut. Namun wanita itu tetap melanjutkan amukannya dan semakin menjadi-jadi.

"We jangan ko begitu, berdosa ko," kata sejumlah pria kepada wanita tersebut.

Wanita itu lalu kembali memungut Alquran yang ia lempar tadi dan mengancam akan merobek Al-Qur'an yang dibawanya. Tidak hanya itu, ia bahkan mengakui dirinya bahwa ia Yahudi.

"Saya tidak takut dosa, saya Yahudi. Mau ko saya robekkan? Saya tidak pakai dosa-dosaan," ucap wanita itu sambil mengancam akan merobek Alquran.

Hingga kini belum diketahui alasan wanita itu marah hingga nekat membanting dan hendak merobek Al-Qur'an. 


(UPDATE) Video Detik-Detik Seorang Wanita Koyak Dan Lempar Al-Quran Mengaku Dirinya Yahudi, Akhirnya Ditangkap Polisi




(UPDATE) Video Seorang Wanita Lempar Al-Quran Mengaku Dirinya Yahudi, Meminta Maaf

Ince Ni'matullah (40), wanita di Kota makassar yang viral karena melempar Al-Qur'an dan hendak merobeknya, mengaku khilaf atas perbuatannya. Ince meminta maaf dan mengatakan dirinya tak bermaksud menghina umat Islam.

"Saya mohon maaf, saya khilaf. Saya tidak berniat menghina agama umat Islam, agama yang saya anut sendiri," ujar Ince dengan terisak tangis dalam keterangannya di Mapolres Pelabuhan Makassar, Jalan Ujung Pandang, Makassar, Jumat (10/7/2020).

Ince mengungkapkan, sesaat sebelum kejadian, dia terlibat cekcok dengan tetangganya yang kerap berkumpul dan bermain gaple di depan rumahnya. Cekcok terjadi karena Ince dituduh sebagai pembantu polisi atau kerap melapor polisi saat ada warga di sekitar rumahnya yang bermain judi. Saat cekcok itulah Ince diminta bersumpah dengan Al-Qur'an bahwa dirinya bukan pembantu polisi.


"Saya disuruh bersumpah (bukan pembantu polisi atau tukang lapor ke polisi)," katanya.

Ince, yang tengah emosional karena disuruh bersumpah dengan Al-Qur'an, lantas masuk ke rumahnya mengambil Al-Qur'an. Alih-alih bersumpah dengan Al-Qur'an, dengan mencak-mencak dia langsung melemparkan tetangganya itu dengan Al-Qur'an.

"Kejadiannya (Kamis 9 Juli) jam 2 siang, saya mau pulang. Ini orang dari jauh dilihat saya (sembari mengatakan), 'saya mau berjudi, tidak ada yang bisa larang saya, kalau ada yang mau melapor, melapor saja'," ujar Ince menirukan sindiran tetangganya itu.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Muhammad Kadarislam mengatakan Ince memang kerap dituduh sebagai pembantu polisi dengan sering melaporkan warga yang bermain judi.

"Dia ini merasa dikucilkan, dia sering dikatakan bahwa dia banpol, dia tukang lapor-lapor. Maka pada kemarin kejadian itu, salah satu yang main, dipancing emosinya 'saya ini mau main judi, kau lapor saya sama polisi' tapi dia ndak main judi, dia cuma pancing emosinya," ujar Kadarislam.




(Tribunnetizen.news/Celine)










































poker online terpercaya

TerPopuler

close