Video Lurah Tidak Tahu Malu Mengamuk Karena Siswa Titipan Tidak Diterima Di SMAN 3 Tangerang Selatan

Video Lurah Tidak Tahu Malu Mengamuk Karena Siswa Titipan Tidak Diterima Di SMAN 3 Tangerang Selatan

Selasa, 21 Juli 2020, 3:24:00 PM
Tribunnetizen.news - Seorang lurah tidak tahu malu mengamuk di SMAN 3 Tangerang Selatan karena siswa titipannya tidak diterima disekolah tersebut.

Aksi lurah tidak tahu malu tersebut viral dimedia sosial dan menuai berbagi kecaman dari Warganet, baru jadi Lurah mau anggarkan jabatan untuk loloskan siswa, apalagi naik pangkat.

Lurah Benda-Baru, Kecamatan Pamulang yang bernama Saidun diketahui menendang barang di meja dan merusak fasilitas sekolah.

Hal itu kabarnya dipicu kekesalan sang Lurah karena kepada pihak sekolah yang tidak bisa mengakomodir keinginannya. Kedatangan Saidun pada Jumat 10 Juli 2020 lalu ternyata memaksa pihak sekolah SMAN 3 Tangsel untuk menerima siswa bawaannya atau siswa titipannya.

" Pada saat itu terlapor (Saidun) masuk ke dalam ruangan Kepala SMAN 3 Tangsel bermaksud untuk memaksa kepala SMAN 3 Tangsel agar menerima 2 orang calon siswa baru untuk bisa diterima masuk ke sekolah SMAN 3 Tangsel," kata Kapolsek Pamulang, Kompol Supiyanto, dikutip dari

Lurah Benda-Baru, Kecamatan Pamulang yang bernama Saidun diketahui menendang barang di meja dan merusak fasilitas sekolah.

Hal itu kabarnya dipicu kekesalan sang Lurah karena kepada pihak sekolah yang tidak bisa mengakomodir keinginannya. Kedatangan Saidun pada Jumat 10 Juli 2020 lalu ternyata memaksa pihak sekolah SMAN 3 Tangsel untuk menerima siswa bawaannya atau siswa titipannya.

" Pada saat itu terlapor (Saidun) masuk ke dalam ruangan Kepala SMAN 3 Tangsel bermaksud untuk memaksa kepala SMAN 3 Tangsel agar menerima 2 orang calon siswa baru untuk bisa diterima masuk ke sekolah SMAN 3 Tangsel," kata Kapolsek Pamulang, Kompol Supiyanto.

Pihak SMAN 3 Tangerang Selatan akhirnya melaporkan Saidun ke pihak berwajib karena perusakan fasilitas milik sekolah. Supiyanto menjelaskan, Saidun mendatangi SMA N 3 Tangsel, Jalan Benda Timur XI A, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang pada pukul 15.30 WIB dan langsung memasuki ruang kepala SMAN 3 Tangsel.

Kemudian, Kepala SMAN 3 Tangsel memberikan penjelasan jika sebelumnya sudah ada tiga calon siswa yang mengatas namakan Lurah Benda Baru. Namun, ketiga calon siswa tersebut masih berstatus cadangan.

Tak terima dan tak puas dengan jawaban Plt Kepala SMAN 3 Tangsel, Saidun naik pitam dan langsung menendang toples yang diletakan di meja tamu. Lurah itu kemudian langsung meninggalkan ruangan.

" Mendengar jawaban yang telah diberikan oleh Kepala SMAN 3 Tangsel itu, terlapor (Saidun) langsung menendang toples yang ada di meja tamu ruangan kepala sekolah. Setelah menendang toples-toples makanan ringan yang ada di meja tamu ruangan kepala sekolah terlapor meninggalkan ruangan tersebut kemudian pergi," papar Supiyanto.

Saidun diduga melakukan tindak pidana dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa orang untuk berbuat atau tidak berbuat dan pengerusakan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 335 (1) KUHP dan 406 KUHP.



TerPopuler

close