NGERI! SEORANG IBU MELAHIRKAN BAYI TANPA KEPALA, KARENA KEPALA TERTINGGAL DI PERUT IBU

NGERI! SEORANG IBU MELAHIRKAN BAYI TANPA KEPALA, KARENA KEPALA TERTINGGAL DI PERUT IBU

Sabtu, 18 Juli 2020, 2:25:00 PM
Tribunnetizen.news - Warga Desa Kajowair, Kecamatan Hewkloang Kabupaten Sikka, dihebohkan dengan seorang ibu yang melahirkan bayo tanpa kepala.

Kasus yang dialami Ibu Rumah Tangga ini sangat tragis dan menyedihkan. Minggu (12/7) sekitar pukul 10.00 Wita EK melahirkan seorang bayi yang diduga prematur di Desa Kajowair. Saat melahirkan dengan caranya sendiri menarik bayinya keluar hingga kepala sang bayi putus dan tinggal didalam perut sang ibu.

Ketika dikonfirmasi Pos Kupang Rabu (15/7) malam Kapolres Sikka AKBP Sajimin melalui Kapolsek Kewapante Iptu Margono membenarkan kasus Ibu melahirkan bayi prmatur itu. Ia menegaskan pihaknya mendapat informasi soal kejadian di Puskesmas Hewkloang. Dokter menjelaskan bahwa ibu tersebut memang melahirkan secara prematur karena mengalami kelelahan usai berjalan kaki kerumahnya. Ibu tersebut mempunyai suami. Apakah perbuatan sang ibu kriminal atau tindak pidana sedang dalam penyelidikan.

Margono mengungkapkan bahwa kejadian tersebut tidak ada dilaporkan kepihak Polsek karena ada informasi dari masyarakat, Polisi turun tangan untuk menangani kasus ini. Kronologi kejadiannya sekitar hari sabtu (11/7) sekitar pukul 08.00 Wita. EK mengikuti satu  acara dirumah milik saudaranya. EK pulang kerumah bersama kakak iparnya berjalan kaki dan mengendong anaknya yang sudah berusia 3 tahun. Pukul 19.00 Wita setelah acara selesai.

Jarak antara rumah pelaku dan tempat acara sekitar 500m dengan kondisi jalan rabat posisi tanjakan. Setibanya dirumah EK mengeluh kalau ia kelelahan, sekitar pukul 20.00 Wita, Ia pergi ke toilet untuk buang air kecil. Ek lama sekali berada di kamar mandi, anak kandungnya memanggil daru luar kamar mandi. Tapi EK melarang anaknya masuk sekitar pukul 02.00 Wita dini hari EK kembali ke WC hendak membuang air kecil lagi. Disaat itu EK melahirkan seorang bayi.

Ia sangat panik dengan situasi saat itu. Kemudian sang ibu menarik tubuh bayi dan kepalanya masih didalam perut ibunya. Kemudian tubuh bayi disimpan dalam plastik  digantung diatap WC. Kemudian pada pukul 06.30 EK menuju ke  Watobiapi untuk menemui Bidan di Desa Kajowair sang ibu tiba di Puskemas pada pukul 08.05 Wita bersama seorang Bidan Desa Kajowair. Ek mendapatkan pertolongan medis mengeluarkan ari-ari dan kepala  bayi yag tertinggal di dalam perut sang ibu. Sekitar pukul 10.00 Wita Biidan Desa dan suami EK mengantar bayi kerumah mereka di Kajowair tanpa unsur pidana.

Kasus ini ditangani Aparat Polsek Kawapante menurut Margono Polisi belum menemukan adanya unsur pidana. Semua hasil pemeriksaan Dokter dan Saksi-saksi, EK mengalami keguguran karea kelelahan berjalan kaki. Bayi yang bari dilahirkan usianya sekitar 6 bulan EK juga memiliki suami yang sah. Maka penyidik menghentikan kasus ini

(Tribunnetizen.news/Celine)









































Lapak Poker





TerPopuler

close