Kami Bukan Orang Negara Asing, Kami Warga negara Indonesia!! Masyarakat Desa Mekar Jaya Lahat Desak Kembalikan Tanah Hak Milik Warga

Kami Bukan Orang Negara Asing, Kami Warga negara Indonesia!! Masyarakat Desa Mekar Jaya Lahat Desak Kembalikan Tanah Hak Milik Warga

Sabtu, 25 Juli 2020, 4:02:00 PM
Tribunnetizen.news - Pengacara dan masyrakat terlibat argumentasi dan hampir ribut permasalahan sengketa lahan.

Suasana kemarin tanggal 22 Juli 2020 di Lahan Desa Mekar Jaya yang telah di kembalikan Lahat melalui Surat Penegasan dari Pemda Lahat.

Tetapi dihadang oleh Aparat Kepolisian yang dalam surat tugasnya diminta oleh PT Sawit Mas Sejahtera yang sudah dinyatakan HGU nya tidak disana dan sudah diminta untuk tidak melakukan aktifitas oleh Pemda Lahat.

Masyarakat transmigrasi Desa Mekar Jaya menuntut keadilan hak kememilikan lahan tanah kebun sawit pada saat ini di kuasai oleh PT SMS di Desa Mekar Jaya Kecamatan Kikim Barat Kabupaten Lahat Sumsel, Rabu (22/07/2020).

Ratusan masyarakat Desa Mekar Jaya berangkat menuju titik lokasi perkebunan sawit yang diduga di kuasai PT SMS, belum sempat menuju perusahaan sudah di hadang ratusan personil Polisi berpakaian lengkap dan bersenjata laras panjang menghalangi warga yang datang menuju ke perusahaan.

Menurut pengakuan dari masyarakat Desa Mekar Jaya Zainal Aripin (62) sudah puluhan tahun kami menetap di desa ini, sebenarnya warga desa mekar Jaya bukan mau cari keributan bukan mau cari permasalahan tapi kami mohon dengan petugas mohon dengan pemerintah bahwa Desa Mekar Jaya ini asal mulanya tadi itu adalah program transmigrasi yang dimasukan ke Desa Mekar Jaya dikasih lahan kavlingan pekarangan rumah luasnya cuman seperempat hektar lahan perkebunan belum dibagikan belum dikasihkan oleh pemerintah kepada kami.

"Setelah kami telusuri kami tanya-tanya sampai saat ini lahan wilayah yang persiapan untuk kami itu adalah dikuasai oleh PT Sawit Mas Sejahtera (SMS) makanya kami mohon kira-kiranya kepada bapak Kalau kami boleh minta kepada pemerintah, soalnya kami ini merasa warga negara Indonesia bukan warga negara asing. Jadi kalau kami ini dianggap warga negara asing kenapa kami usir dari sini kami sekarang untuk menuntut hak keadilan kami, kalau kami dianggap warga negara Indonesia tolong diperhatikan akan diapakan oleh pemerintah dan Bapak petugas yang saya ingat sudah diungkit dengan perusahaan ini dari tahun 2015," ujarnya.

Selain daripada peta-peta yang sudah dibuat oleh petugas pada waktu itu tadibya dibagikan kepada masyarakat namun kenyataannya belum ada samapi sekarang beberapa bulan yang lalu sudah ada pemeriksaan dari BPN Agraria sedangkan peta sudah ada tertera di sana mohon kepada pemerintah dan perusahaan PT SMS berikan keadilan kembalikan tanah kami kepada masyarakat Desa Mekar Jaya," tegas Zainal.

Menurut kuasa Hukum masyarakat Transmigrasi Desa Mekar Jaya Niko Ferlino SH CPL lahan tersebut bukan sengketa tetapi lahan tersebut kepunyaan masyarakat Transmigrasi Desa Mekar Jaya Kecamatan Kikim Barat Kabupaten Lahat, Pada saat rapat di Opsroom Pemda Lahat, bahwa BPN sudah mengakui HGU PT. SMS berada di Desa Sido Makmur dan Babat Baru itupun sudah diakui oleh PT SMS ini bisa di buktikan dengan Rekaman yang ada menurut Kuasa Hukum Poeyank Millenial, jadi itu bukan masalah tumpang tindih karena lokasi HGU bukan berada di Desa Mekar Jaya.

Permasalahan ini tidak bisa dikatakan sengketa lahan. Dan pada tanggal 1 April 2020 ada surat penegasan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Lahat bahwa PT SMS tidak boleh melakukan aktivitas di lokasi tersebut, namun kenyataannya aktivitas terus di lakukan oleh PT SMS. Seakan tidak mengindahkan surat tersebut.

Perjuangan masih dilakukan untuk mengembalikan lahan Transmigrasi Desa Mekar Jaya Kecamatan Kikim Barat Kabupaten Lahat akan di buktikan siapa yang benar dan siapa yang salah.

Dikatakan kuasa hukum desa mekar jaya bahwa bukti kepemilikan yang dimiliki oleh masyarakat desa Mekar Jaya pada hari ini berdasarkan surat penegasan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah Kabupaten Lahat, tindak lanjut dari penegasan itulah yang sedang dijalankan oleh masyarakat pada hari ini yaitu meminta kepada PT Sawit Mas sejahtera untuk tidak melakukan aktivitas dan kegiatan di atas lahan yang secara perizinan PT Sawit Mas Sejahtera berada di luar area Desa Mekar Jaya.

Kebijakan tersebut sudah dikeluarkan oleh pemerintah pusat maupun kabupaten hak pengelolaan lahan kemudian menjadi Desa definitif dengan kawasan sudah diakui oleh pemerintah Kabupaten Lahat baik oleh BPN maupun dari PT Sawit Mas Sejahtera sudah mengakui bahwa hak guna usaha yang dimiliki oleh PT Sawit Mas Sejahtera ini agar segera Menindaklanjuti surat penegasan yang sudah dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Lahat," ucap Niko Ferlino SH CPL.

Saat awak media mintak keterangan dari pihak kepolisian namun tidak bisa menjelaskan kepada Media lalu masyarakat desa Mekar Jaya membubarkan diri dengan tertip tanpa paksaan namun masyarakat akan terus berjuang untuk megambil hak mereka kepada PT SMS dan masyarakat akan mendatangi pemkab Lahat menemui Bupati Lahat," pungkasnya. 

Sumber Video Fb (https://www.facebook.com/dandker.dandker)


(Tribunnetizen.news/Celine)
















































Bandar Ceme Online Terpercaya


TerPopuler

close