(UPDATE) Saksi Kok Masuk Sel Tahanan? Seorang Pria Bonyok & Tidak Pulang-Pulang, Setelah Di Bawa Polisi Untuk Diperiksa Jadi Saksi, Warga Demo!

(UPDATE) Saksi Kok Masuk Sel Tahanan? Seorang Pria Bonyok & Tidak Pulang-Pulang, Setelah Di Bawa Polisi Untuk Diperiksa Jadi Saksi, Warga Demo!

Selasa, 07 Juli 2020, 9:53:00 AM
Tribunnetizen.news - Puluhan warga mendatangi dan berdemo di Mako Polsek Percut Sei Tuan Senin (6/7/20), Jl Letda Sujono Kelurahan Bandar Selamat Medan Tembung.

Ratusan Pendemo itu menuntut Kapolsek PS. Tuan segera membebaskan saksi mata, Sarpan (57) atas kasus pembunuhan terhadap korban Dodi Sumanto (40) yang dilakukan Pelaku Anjar (27) yang terjadi pada Kamis (2/7/20) di TKP sebuah rumah milik tersangka di Psr IX Sidomulyo Gg. Gelatik Desa Sei Rotan kecamatan Percut Sei Tuan.

Beredar foto dimana saksi tersebut dijemput dengan kondisi wajah baik-baik saja dan beredar juga foto setelah ditahan, mukanya bonyok.

Ratusan massa mendesak agar Polsek Percut Sei Tuan membebaskan saksi Sarpan yang tak kunjung pulang sejak memberikan kesaksian sejak kejadian, Kamis (2/7/20) hingga hari ini Senin (6/7/20).

Para pendemo menduga saksi ditahan dan mendapat perlakuan kekerasan oleh petugas penyidik dalam memberikan keterangan terhadap kesaksian peristiwa yang menewaskan rekan kerjanya Dodi Sumanto yang tewas di cangkul oleh pelaku Anjar.

" Seharusnya Polisi berterimakasih, masyarakat secara suka rela mau memberikan kesaksiannya atas peristiwa pembunuhan, kenapa Sarpan (saksi-red) malah ditahan, sudah lima hari sejak kejadian” teriak seorang warga diantara kerumunan pendemo lainnya.

Tak lama aksi demo berjalan, tiga orang perwakilan warga dipersilahkan untuk melakukan pertemuan langsung kepada Kapolsek Percut Sei Tuan di ruang pertemuan lantai dua Polsek Percut Sei Tuan.

Ketiga orang perwakilan warga tersebut di sambut Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Otniel. Siahaan didampingi Panit Pidum AKP Ricky Paripurna Atmaja.

Hasil pertemuan dengan Kapolsek Percut Sei Tuan, Saiman mengatakan Kapolsek berjanji segera memulangkan saksi Sarpan segera kepada keluarganya.

" Kapolsek berjanji akan memulangkan Sarpan sore ini, kita diminta bersabar sebab saksi sedang dijemput dari Polda” katanya.

Saiman bersama warga lainnya menunggu janji Kapolsek Percut Sei Tuan 1 x 24 jam, bila Polsek Percut Sei Tuan belum juga memulangkan Sarpan hari ini, maka mereka akan melakukan unjuk rasa kembali untuk mengadu kepada Kapolda Sumatera Utara.

Ini Video Kepulanganya Dengan Muka Bonyok :


(UPDATE) Saksi Kok Masuk Sel Tahanan? Video Klarifikasi Seroang Pria Yang Jadi Saksi Mukanya Babak Belur


Sebelumnya sempat ramai dipublikasi oleh netizen yang menduga bahwa seorang warga bernama Safran (54) dipukuli oleh oknum aparat di kantor polisi.

Namun, ternyata dari pengakuan Safran sendiri. Dirinya tidak dipukuli oleh oknum, melainkan dipukuli oleh tahanan sementara yang ada dalam satu sel tahanan.

Ratusan warga Jalan Sidomulyo, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Kota Medan, melakukan aksi demo di Mapolsek Percut Sei Tuan, Senin (6/7/2020) siang.

Dimana ratusan pendemo yang dominan dari keluarga besar Safran (54) menuding polisi telah menahan Safran selama 5 hari dalam kasus pembunuhan yang menewaskan, Dodi Sumanto alias Dika (41) warga Jalan Sidomulyo, Gang Seriti, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Kota Medan, Sumatera Utara.

Dodi Sumanto tewas dengan cara dicangkul hingga tewas diduga dilakukan oleh, Anjar (27) saat korban yang bekerja sebagai kernet bangunan di rumah orangtua Anjar di Jalan Sidomulyo, Gang Gelatik, Desa Bandar Klippa, Kabupaten Deli Serdang, Kota Medan, Kamis (2/7/2020) sore.


(Tribunnetizen.news/Celine)







































situs poker online terpercaya



TerPopuler

close