Video Detik-Detik Penangkapan Penyelundupan Narkoba kedalam Lapas Mataram, Petugas Sipir Terlibat

Video Detik-Detik Penangkapan Penyelundupan Narkoba kedalam Lapas Mataram, Petugas Sipir Terlibat

Rabu, 10 Juni 2020, 11:16:00 AM
Tribunnetizen.news - Sebuah video detik-detik penangkapan tersangka narkoba saat transaksi di area lapas berlangsung dramatis, dimana petugas sipir tidak mau membuka pintu lapas saat digedor polisi.

Menurut informasi kejadian tersebut terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram, Senin  (8/6). 

Sembilan orang termasuk satu sipir ditahan.

Tim bergerak mulai pukul 14.00 Wita. Mereka mengawasi orang yang lalu lalang  ke dalam Lapas. Dua jam menunggu, akhirnya tim mendapatkan hasil. ”Sekitar pukul 16.00 Wita kami menangkap para pengedar narkoba,” kata Kapolresta Mataram Kombes Pol Guntur Herditrianto usai penangkapan.

Terungkapnya penyelundupan narkoba ke dalam Lapas berawal dari laporan informan yang diterima polisi. Sehingga tim terus menyelidiki laporan tersebut. 

”Kita sudah beberapa kali menyelidikinya,” kata dia.

Awalnya, tim mendapatkan dua pelaku berinsial S seorang tamping (tahanan pendamping) dan kurir berinisial A. Saat hendak ditangkap mereka melarikan diri. ”Tetapi, tim berhasil menangkapnya,” ujarnya.

Dari hasil penggeledahan, ditemukan sabu seberat Rp 6,80 gram. Narkoba jenis sabu itu dibungkus dalam kemasan rokok.

Tim langsung mengembangkan. Kedua pelaku itu diinterogasi. ”Ternyata barang itu didapatkan dari dalam Lapas,” jelasnya.

Barang itu didapatkan dari seorang narapidana (Napi) berinisial G. Tak ingin kecolongan, tim langsung mengembangkannya. ”Dari pengakuan G barang itu didapatkan dari Napi lain berinisial H,” jelasnya.

Di saat yang bersamaan, tim juga mengamankan seorang berinisial S. Dia ditangkap di area parkir Lapas. ”Dari tangan S kita amankan sebanyak 0,94 gram,” ujarnya.

Dari pengakuannya, S mengaku barang haram tersebut merupakan pesanan seseorang dari dalam Lapas. Yakni, seorang napi berinisial AZ. ”Rencananya barang dari S itu akan diberikan kepada AZ,” terangnya.

Sementara keterlibatan seorang sipir Lapas Mataram masih didalami. Apakah, terlibat dalam mengedarkan narkoba di dalam Lapas atau tidak. ”Kita masih melakukan pemeriksaan terhadap sipir itu. Kita belum bisa mengatakan seorang sipir ini terlibat jaringan,” kata dia.

Apabila memang terbukti melindungi para jaringan narkoba di dalam Lapas, sipir itu akan diproses sesuai hukum yang berlaku. ”Tunggu saja hasil pemeriksaannya,” pintanya.

Dari informasi, ada chat melalui SMS antara sipir dengan para napi yang mengantarkan narkoba. ”Owhh yang itu masih kita dalami,” ujarnya.

Sejauh ini, tim masih melakukan pengembangan terhadap asal usul barang tersebut. ”Semua masih dalam pengembangan,” ungkapnya.

Kalapas Mataram Susanni mengatakan, dia tidak mengetahui persis proses penangkapan. ”Saya datangnya agak terlambat,” kata Susanni.

Intinya, semangat Lapas ingin membersihkan di dalam. ”Kita siap bekerjasama dengan pihak Direktorat Narkoba,” ujarnya.

Terkait dengan anggota sipir yang diamankan, Susanni tidak bisa berkomentar banyak. ”Saya belum tahu pasti. Yang pasti anggota sipir itu mengawal tamping yang membuang sampah,” jelasnya.

Jadi mungkin dia tidak mengetahui anggota yang ingin menangkapnya itu adalah anggota polisi. Karena itu merupakan tanggungjawabnya sehingga sipir sempat melakukan perlawanan. ”Maklum yang diambilnya itu adalah tamping,” terangnya.

”Intinya yang lebih jelasnya saya belum tahu,” tutupnya.

Source : LombokPost

Video Nonton Disini :

(Tribunnetizen.news/Celine)

TerPopuler

close