Bola Api Dilangit Jepang Hingga Perhitungan Kalender Suku Maya, Kiamat Terjadi Pada Tanggal ini....

Bola Api Dilangit Jepang Hingga Perhitungan Kalender Suku Maya, Kiamat Terjadi Pada Tanggal ini....

Jumat, 19 Juni 2020, 3:19:00 PM
Tribunnetizen.news - Warga bumi belakangan ini dihebohkan dengan ramalan akan terjadinya kiamat atau akhir zaman.

Dalam ramalan kalender suku Maya, kiamat di prediksi akan terjadi pada tanggal 21 Juni 2020.

Masih ingat teori konspirasi yang memprediksi kiamat terjadi pada 21 Desember 2012? Ternyata ada kekeliruan dalam membaca kalender suku Maya sehingga ramalan tersebut meleset.

Berdasarkan perhitungan ulang, kiamat akan terjadi dalam waktu dekat, tepatnya 21 Juni 2020. Interpretasi ini diungkap oleh seorang ilmuwan dan penganut teori konspirasi bernama Paolo Tagaloguin. 

Tagaloguin mencatat adanya perbedaan dalam cara menafsir tanggal terakhir di kalender suku Maya hingga muncul klaim dunia berakhir pada 21 Desember 2012. Ia pun menerjemah ulang kalender suku Maya dengan kalender Julian, bukan kalender Gregorgian yang dipakai Bumi sekarang.  

"Mengikuti Kalender Julian, kita secara teknis berada pada 2012. Jumlah hari yang hilang dalam satu tahun karena pergantian ke Kalender Georgia adalah 11 hari… Selama 268 tahun menggunakan Kalender Gregorian (1752-2020) dikali 11 hari = 2.948 hari. 2.948 / 365 hari (per tahun) = 8 tahun," jelas Tagaloguin.

Berdasarkan kalender Julian, Bumi sekarang disebutnya masih di tahun 2012. Teori konspirasi akhir dunia pun 'direvisi' dengan ramalan mundur ke tanggal 21 Juni 2020. 

Pada 10 Juni kemarin, beredar video yang memperlihatkan adanya gumpalan bola api di langit Jepang yang diduga sebagai Planet Nibiru. 

Video itu diambil dari dalam mobil dan terdengar suara pria yang teridentifikasi berbahasa Jepang.

Tak sedikit netizen yang memercayai bahwa itu adalah Planet Nibiru. 

Namun banyak juga yang melihat hal itu sebagai benda bercahaya yang terbang di langit, seperti UFO atau sebuah ledakan yang dihasilkan dari senjata perang.

Planet Nibiru diketahui dari cerita adalah pembawa maut bagi bumi, Nibiru akan memicu gempa dahsyat sehingga memusnahkan seluruh kehidupan di Planet Bumi.

Nibiru adalah sebuah planet yang belum dikonfirmasi keberadaannya. Namun, sejumlah orang meyakini bahwa planet ini berada di ujung tata surya dan mengorbit Matahari setiap 3.600 tahun sekali.

Orang yang percaya keberadaan Nibiru yakin planet tersebut akan mendatangkan malapetaka bagi Bumi, menyebabkan kutub mencair dan letusan gunung berapi.

Beberapa teori konspirasi menyebut bahwa pengaruh gravitasi Nibiru pernah mengacaukan orbit planet lain pada ratusan tahun lalu. Mereka mengklaim bahwa hal itu dapat terjadi kapan pun.

Mereka menyebut, Nibiru bisa saja bertabrakan dengan Bumi atau memicu perubahan iklim luar biasa yang berdampak mengerikan.

Bagaimana pendapat anda?


(Tribunnetizen.news/Celine)

























Daftar Poker Online



TerPopuler

close