Video Kerusuhan Makin Membesar Di Minneapolis, Amerika, di Picu Kematian George Floyd

Video Kerusuhan Makin Membesar Di Minneapolis, Amerika, di Picu Kematian George Floyd

Jumat, 29 Mei 2020, 7:33:00 PM
Tribunnetizen.news - Aksi unjuk rasa yang diwarnai kerusuhan dalam memprotes kematian seorang pria berkulit hitam yang bernama George Floyd, yang tewas kehabisan napas akibat lehernya diduduki oleh polisi.

Ribuan masyarakat kulit hitam Amerika berdemo turun kejalan menuntut Kepolisian dan Pemerintah Minneapolis untuk mengusut tuntas kasus meninggalnya Floyd.


Dikutip dari Daily Mail, Rabu, 27 Mei 2020, mayoritas demonstran hadir sambil membawa papan atau baliho yang bertuliskan "I Can't Breathe" dan "Justice 4 Floyd". "I Can't Breathe" adalah kata-kata terakhir Floyd sebelum ia menghembuskan nafas terakhirnya di bawah lutut seorang polisi Minneapolis pada hari Senin kemarin.


Pada awalnya, kasus meninggalnya Floyd tidak menimbulkan kerusuhan. Tak lama setelah Floyd dinyatakan meninggal dan videonya viral di internet, ribuan warga berkumpul di tempat kejadian perkara untuk berduka. Masing-masing hadir sambil mengenakan masker untuk menghindari penularan virus Corona (COVID-19).


Seiring berjalannya waktu, jumlah warga di TKP terus bertambah dan demonstrasi menjadi berjalan sepanjang malam. Keesokan harinya, Selasa, para demonstran yang bertahan disambut pasukan polisi yang menembaki mereka dengan gas air mata dan peluru busa. Demonstrasi damai berubah menjadi kerusuhan.


Demonstran pendukung Floyd dan Kepolisian Minneapolis saling serang sepanjang hari Selasa. Setiap kali Kepolisian menembakkan gas air mata dan peluru busa, warga membalas dengan melempar objek di sekitar mereka serta botol air.






(Tribunnetizen.news/Celine Angela)

TerPopuler

close